Akhlak para Bidadari



Majalahumdah.comSebuah fenomena menarik dalam kehidupan wanita. Wanita zaman sekarang telah memposisikan dirinya sebagai bidadari yang sebenarnya adalah para bidadari perusak iman, penyeru kepada neraka, pembawa kemaksiatan.Sering kita lihat para wanita yang mengku dirinya sebagai muslimah telah mencoreng kemormatan diri dan agama. Bahkan dengan penuh rasa bangsa belenggak lenggok ditempat ramai sedangkan uarat mereka tampak. Mereka layaknya manusia trsanparan yang mengenakan kain tipis.

Bukankah Nabi SAW pernah berpesan :
Dua jenis manusia yang akau belum pernah melihat sekarang, yaitu kaum yang membawa cemeti seperti seekor sapi dan wanita yang berpakaian tetapi telanjang berjalan dengan menggoyangkan pundaknya dan berlenggak lenggok, kepala mereka sepertipunuk untra yang condrong. 

Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak mencium baunya, padahal aroma syurga sudah tercium dari jarak perjalanan sekian sekian (HR Muslim)
Realita tentang degradasi moral yang terjadi pada kaum wanita saat ini sudah pada stadium empat bahakan jauh sekali dari nialai tamadun (berdadab). 

Mereka sudah terpegaruhi oleh prinsip kapitalisme yang bawa oleh barat tanpa mereka tau apa dan bahaya kapitalisme itu sehingga membuat mereka mudah sekali menmajdikana auarat sebagai pameran atau bisa juga aurat sebagai promosi bisnis. Perhatiakan iklan di televisi atau tempat lainya sebuah produk sabun di buat daya tarik dengan aurat wanita yang terbuka. Mereka lupa denagn norma adama sebab sudah dibutakan dengan materi atau paling tidak sudah berpersepsi bahwa denagan aurat itu mereka kelihatan lebih eksis dan manarik. Padahal semua itu akan berbahaga bagi tatanan masyarakat dan bagi dirinya sendiri.

Islam sebagai way of life (jalan hidup) sudah memebrikan rambu rambu terkait masalah ini, wanita akan terhormat dan bahagai jika mengikuti aturan main warisan Nabi SAW. Pedoman Islam sebagai agama Samawi yang terkhir telah dibuktikan sejak diaplikasikan oleh Nabi di Madinah menajdikan permpuan sangat dihormati dhahir dan batin. Bagaimana hubungan wanita dengan Pencipta, diriny sendiri dan pada ranah sosial masyarakat. Siapa saja yang mengenal konsep Islam dalam masalah ini pasti dia akan terkesima dengan kandungan yang ada didalamnya.
Sebuah kisah nyata.

Ada sorang muslimah, terlihat pada dirinya suatu kejadian aneh dimana kita mungkin tidak akan mempercayainya, namun ini adalah sebuah kenyataan, ia melihat makhluk kecil ergelantungan dikulit wanita yang tidak menutup aurat denagn jumlah yang tidak sedikit yang menjilat kulit tersebut.
Belum sadarkan engaku wanita pesolek ?
Seandainya Allah menggantikan wajahmu dengan buruk rupa, apa yang engkau lakukan ? Seandainya kemuolekan tubuh dan kehalusan tubuh yang fana itu Allah ganti dengan badan yang busuk serta kulit yang kasar.
Apa yang engkau perbuat !

Seandainya rambut yang terurai hitam dan halus Allah ganti dengan rambut yang tidak disukai atau bahkan engkau tidakmemiliki rmbut sehelaipun .
Apa yang engkau perbuat denagn tubuh, kulit, rambut itu ?
Apa engkau akan tetap memamerkannya, engkau berhijab,  atau engkau akan bunuh diri lantaran malu ! Sesungguhnya kehidupan bawah tanah adalah lebih baik dari pada tidak memiliki malu !

Sadarlah wahai wanita yang mengaku dirinya Islam, jemputlah kemuliaan kalian dengan Islam masuklah dalam wanita yang dicintai Allah dan RasulNya. Jagan paksa hati kalain dalam keburukan sebab dia kan menurunkan kadar iman didada. Jadilah wanita yang multazim yang senantiasa menjadi kehormatannya. Jagalah akhlak, patuhi dan jaga kehormatan suami kalian, taat kepada Allah yang menciptakan kalian dengan sebaik baik bentuk.

Sosok bidadari yang berakhlak mulia (shalihah) merupakan perkara yang sangat urgen bagi kehidupan manusia sebab mereka adalah garda terdepan dalam membentuk pradaban yang hebat, anak anak yang hebat lahir dari wanita yang tangguh, wanita adalah sari pati dari tokoh politik yang baik, tokoh ekonomi yang jujur. Wanita yang shalih kemuliaan yang tek terkira mereka akan menghidupkan mahabbah dari rumah rumah mereka lantaran mereka sagat paham pentingnya hal tersebut.

Hanya wanita sahlihah yang akan menncetak kader pejuang Islam, kader umat yang berbudi. Wanita shalihah oase daiantara wanita yang diganduli oleh filsafat hedonisme, meterialisme dan dijerat oleh huru hara budaya jahiliah. Wanita shalihah adalah “Listrik” dunia yang gelap. Mereka penyejuk hati dan kekasih Allah. Mereka adalah bidadari dunia yang nantinya akan dipertemukan dengan lelaki setampan dan setegar Yusuf.

Seorang wanita shalihah yang istiqamah dalam ibadah kepada Allah SWT, dan tata kepada suami mereka diikuti dengan perbaktian kepada kedua orang tua mereka. Mereka adalah golongan bidadari didunia kemudian memperolah martabat itu hingga kesurga pula.  Lalu suaminya mengatakan : Ternyat istriku adalah Bidadari Surga lanataran kehadirna mereka dizaman ini layaknyak burung gagak putih.

Penulis : Fery Sandria.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Kepribadian Seorang Guru