Nabi Kami



Nabi Kami
Saiduna Muhammad SAW
Dia yang lahir membawa cahaya
Cahaya pengusir duka kegelapan
Lahir ia
Tanpa air mata, cerminan tinggi wibawa
Dia lahir pada wanita suci
Disambut oleh para wanita perkasa
Subuh kala itu
Tercatat 20 April tahun Gajah namanya
Isnin hari itu
Usailah penantian seisi alam helakan kebebasan
Runtuh kemungkaran, terpadam amarah
Genaplah sudah janji tuhan
Tersentuhlah qalbu dengan kehalusan cinta itu
Saiduna..
Bertemu kita tidaklah pernah, tapi kita saling mengenal
Jarak kita jauhlah sudah
Tapi dalam cinta sdah sekian lama bersamalah
Hingga sampai akhir zaman para umat terbelenggu rindu pada nabinya
Semakin akal tak mampu melukiskan saiduna dalam hayal
Semakin hati menderi deru haturkan cinta.

Penulis : Akhwat LimaDe



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Kepribadian Seorang Guru