Pelita Hati


Hasil gambar untuk abon samalanga

MajalahUmdah.com.

Harus dengan apakah aku mengibaratkanmu ?

Apakah dengan rembulan, atau sang bintang petunjuk bagi musafir yang tak bertuan..
Bulan Yang selalu bersinar ditengah kegelapan malam dan bintang berkelipan..
Ah .. sudahlah..

Sungguh, bagiku 
Engkau lebih dari itu ...

Engkau menjadi tempat pelampiasan curahaan hati kami..
Para santri yang Mudi meskipun engkau telah tiada ..

Keluh, kesah, resah dan gelisahtak henti mereka bisikkan kepadamu..
Karena mereka sadar bahwa engkau begitu dekat dengan pemilik Qalbu..

Duhai Abon..

Sosok guru yang menjadi obat hati..
Sosok guru yang menjadi pelita bagi kami..

Engkau akan kami kenang dalam sanubari hingga kiamat nanti..

#Safira


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Kepribadian Seorang Guru