Tips Berdakwah yang Baik Ala Habib



Umdah.co.id - Pernah pada sebuah majlis, ada seseorang ahli bid’ah yang mencela. “ini bid’ah dan syirik” katanya. Esok hari, Datang pengawal al-Habib Abu Bakar al-Mashur dengan membawa lembaran tulisan. 

Ya Habib! Saya membawa jawaban untuk menjawab tuduhan orang yang kemarin. “Gak perlu” Kata Habib. “Tapi perlu mengklarifikasikannya”. 

“Sudahlah, Tidak perlu”. Kita harus berakhlak dengan akhlaknya Nabi Muhammad saw, kalau bukan saya, kita, yang menjalankan akhlaknya Nabi Muhammad saw di dalam memaafkan dan kebersihan hati, terus siapa lagi? 

Diam dan terimalah hal tersebut. 

Berlalu waktu, orang-orang yang mencacinya bersimpuh dihadapannya, mencium tangannya, bahkan hingga lututnya. 

Seperti inilah dakwah, dengan akhlak seseorang menjadi luluh.
Para guru-guru kami bukanlah seseorang yang mencaci maki. 

Tidak ada satupun yang demikian hingga kepada Nabi Muhammad saw. Mereka ini bagaikan al-Imam Muhammad ar-Ramli. Ketika menghadiri jenazah ayahnya, Ahmad bin Ramli mengatakan 

"Perhatikanlah wahai kaum muslimin! ayahku ini termasuk seseorang, dimana muslim lain selamat dari gangguan mulut dan tangannya.

 Mereka merupakan kaum yang tidak pernah mengganggu siapapun. Beginilah metode dakwahnya mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Kepribadian Seorang Guru