Introspeksi Dari Kesombongan

Introspeksi Dari Kesombongan
Sombong merupakan penyakit yang sering menghinggapi kita semua, siapa saja dan apapun statusnya. Orang awam dan cendikiawan sekalipun bisa dihinggapi penyakit sombong. Benih benih sombong sering muncul tanpa kita sadari.

1. Di tingkat satu sombong disebabkan oleh faktor materi. Dimana kita merasa lebih kaya, lebih berkuasa, lebih tinggi jabatan, lebih rupawan, lebih terhormat dari yang lain.

2. Di tingkat kedua sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan. Kita merasa lebih rajin, lebih pintar, lebih kompeten, lebih berpengalaman, lebih berwawasan dibanding orang lain.

3. Di tingkat ketiga sombong disebabkan oleh faktor kebaikan. Kita sering mengangap diri lebih bermoril, lebih pemurah, lebih banyak amalnya, lebih bersemangat dalam berjuang dan beribadah, lebih banyak kontribusi untuk ummat, lebih besar dari orang lain berdasarkan apa yang sudah dicapai sambil meremehkan orang lain dengan mengangapnya orang kecil dan merasa lebih tulus dibandingkan dengan orang lain  dan jugalebih menarik.

Semakin tinggi tingkat kesombongan kita maka semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi mudah terlihat namun sombong karena pengetahuan apalagi sombong karena kebaikan. Sulit dilihat... Karena seringkali berbentuk benih benih halus dalam batin hati kita. Kadang kita butuh orang lain untuk mengintrospeksi diri. Kita butuh kritikan dan masukan dari orang lain.


Tetaplah bersabar dan rendah hati karena bisa jadi orang yang kita hadapi keliatannya biasa saja tapi ternyata lebih hebat dari kita.
Semoga kita terhidar dari kesombongan dan termasuk orang-orang yang bersabar memohon petunjuk dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Kepribadian Seorang Guru