Belajar Dari Sebuah Pena (Sebuah Renungan)


UMDAH.CO. Pena bisa dijadikankan sebagai filosofi hidup.

 Ada hal menarik yang bisa kita ambil dari sebuah pena, yaitu tulisan-tulisan yag akan ditorehkan darinya. sebuah pena akan menggambarkan apa yang diinginkan oleh seseorang dalam menulis.

Bukankah mutiara-mutiara kalam indah nan elok akan terukir oleh sebuah pemikiran pemilik (shahib) nya pena tersebut? Nah, ia akan menorehkan yang baik bila pemiliknya ingin menorehkan sesuatu yang baik, begitu pula sebaliknaya.

Dalam kehidupan kita, sebuah pena bisa disamakan dengan sebuah organ yang ada pada tubuh manusia, yakni HATI.
Hati merupakan nahkoda bagi seluruh anggota tubuh lainnya. bila hati ini baik maka akan baiklah seluruh anggota tubuh lainnya. Namun sebaliknya, bila hati ini busuk maka akan berefek kepada buruk prilaku anggota lainnya.

Nah, jadikan hati kita sebagai nahkoda terhadap segala gerak gerik prilaku kita sehari-hari agar selalu dalam kebaikan. Benahi hati, bila kita masih merasa hati ini belum bisa jadi nahkoda yang baik dalam kehidupan kita sehari-hari.

Moga bermamfaat. Amin...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Mutiara Nasehat dari Dzurriyah Rasulullah