Jawaban Habib Umar bin Hafidh Terhadap Wahabi Takfiri yang Menuduh Ibunda Nabi di Neraka

Jawaban Habib Umar bin Hafidh Terhadap Wahabi Takfiri yang Menuduh Ibunda Nabi di Neraka.

Umdah.Co- Pada satu kesempatan, Firanda mengatakan: “ Masalah ibu ayah nabi dineraka atau tidak itu masalah yang ghaib, maka kita tidak boleh mengungkapkan masalah ini kecuali dengan dalil, bukan pakai perasaan, dan Rasulullah SAW telah jelas didalam shahih muslim bahwasanya ayah ibu nya dineraka jahnnam, dan Dia( Rasulullah) tidak di izinkan untuk meminta ampunan buat ibunya, apakah kita berani melanggar perkataan Nabi Saw?

Dalam suatu kesempatan di sebuah majlisil ilm, Habib Umar Bin Hafid Radhiyyallu Anhum menjelaskan perihal Ibu Rasulullah SAW yang telah diperdebatkan oleh kalangan salafi-wahabi.

Habib Umar: Telah diceritakan kepada kami, Umi Sama’ah Binti Abi Ruhm, dia berkata “Aku menyaksikan Aminah binti Wahhab, saat beliau sakit yang menyebabkan wafatnya,dan Muhammad seorang anak kecil yang sedang tumbuh besar, berumur 5 tahun, berada didekat kepala bundanya, saat menjelang wafatnya. Mereka baru kembali dari Madinah, mendekati Makkah, namun masih beberapa jarak lagi, ditempat yang bernama Abwa’ “ .

Dia (Umi Sama’ah) berkata “ Aku melihatnya berada didekat kepala Aminah,dan Ia sedang sakit, Ibunya menatap ke wajahnya, Dia Berkata ‘ Semoga Allah memberkatimu Wahai anakku, wahai anak yang terselamatkan dari panah kematian yang sangat mengerikan”, “Menisbatkan pada Ayahnya Abdullah” (Red:Habib Umar). Dia( Aminah) berkata “wahai anak yang terselamatkan dari panah kematian yang sangat mengerikan atas pertolongan dan kasih sayang Allah yang maha kuasa, dan yang ditebus dengan seratus unta, jika yang ku lihat dalam mimpiku itu benar, maka engkaulah seorang yang akan diutus kepada seluruh umat manusia, jika yang kulihat dalam mimpiku adalah benar,................(Habib Umar sesenggukan menangis), maka engkaulah seorang yang akan diutus kepada seluruh umat manusia, Oleh Allah yan maha berkuasa atas segala sesuatu, engkau akan diutus keseluruh negeri, ketempat yang suci, engkau akan diutus untuk menyempurnakan ketaatan dalam Islam, agama leluhurmu, Ibrahim, engkau akan diutus dengan kedamaian dan Islam , Jika engkau dipalingkan dari suatu kaum,maka Allah akan melindungimu dari berhala” . Kemudia Sayyidah Aminah berkata “Setiap yang hidup pasti mati, dan setiap yang baru akan usang, setiap yang tua akan lenyap, akupun akan mati, dan sebutan (namaku) akan kekal:

Habib Umar berkata “ Kenangan tentang Aminah, membekas melalui Muhammad SAW, Kini kenagan tentangnya Abadi, yang terus terulang berabad-abad sejak saat itu, dan sejak kematian itu.
“Aku akan mati , namun aku akan diingat selamanya,karena aku telah meninggalkan kebaikan, dan melahirkan seorang bayi yang suci” kata bunda Rasulullah SAW. Umi Sama’ah berkata “Lalu ia pun wafat”

HABIB UMAR BERKATA: “SETELAH INI, MASIHKAH SERING MEMPERBINCANGKAN DAN BERKATA BURUK TENTANG AMINAH? DAN PUNYA PRASANGKA BURUK TERHADAP AMINAH? IBU SIAPAKAH AMINAH? JIKA AMINAH TIDAK SELAMAT, MAKA TIADA SEORANG PUN DIHARI PEMBALASAN YANG AKAN SELAMAT , TIADA SEORANGPUN DI HARI KEBANGKITAN YANG AKAN SELAMAT !” Wallahua'lam.

Berikut Videonya:


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Kepribadian Seorang Guru