Kisah Wanita Masuk Neraka Gara-Gara Seekor Kucing


Ada sebuah kisah, tersebutlah seorang perempuan dari golongan Himyariyah Israiliyah. Ia memiliki seekor kucing. Kucing itu ia masukkan dalam kandang dan menguncinya. Namun ironisnya, sang kucing tidak diberi makan oleh perempuan itu, juga tidak ia lepaskan untuk mencari makan sendiri. Ini menunjukkan bahwa tabiat perempuan tersebut sangat buruk. Ia dengan sengaja menguunci sang kucing dan tidak memberikannya makanan. Ia sengaja menyakiti kucing tersebut dengan mengurungnya sepanjang siang dan malam.

Kucing itu pun mengeong selayaknya tabiaat kucing kebiasaan, memelas meminta bantuan karena kelaparan dan kehausan, namun perempuan tersebut tidak bergeming  melepaskannnya. Hatinya begitu keras tak memperdulikan eongan kucing yang kehausan dan kelaparan itu. Hingga akhirnya kucing tersebut mati mengenaskan di dalam kandang. Padahal jika memang benar si perempuan ini ingin supaya kucing tersebut tetap di rumahnya, ia dapat memberi makan dan minum secukupnya yang membuat kucing itu tetap hidup. Rasulullah telah mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik kepada sesama manusia dan semua makhluk Allah, termasuk kepada kucing.


Kisah Wanita Masuk Neraka Gara-Gara Seekor Kucing

Dengan berbuat baik kepada binatang, kita dapat meraih pahala. Jika kita tidak ingin atau enggan memberi makan binatang tersebut, janganlah menyakitinya, lebih baik kita melepaskan dan membiarkannya bebas di bumi Allah yang luas. Hal ini supaya hewan tersebut mendapatkan makanan yang dapat membuatnya tetap hidup. Lebih-lebih lagi Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya. Kejadian ini mencelakakan perempuan itu hingga ia masuk ke neraka. Dalam hadits shahih Bukhari yang diriwayatkan oleh Asma' binti Abu Bakar, Rasulullah bersabda”

“Lalu Neraka mendekat kepadaku sehingga aku berkata, Ya Rabbi, aku bersama mereka? Aku melihat seorang perempuan. Aku menyangka perempuan itu diserang oleh seekor kucing. Aku bertanya, Bagaimana ceritanya? Mereka berkata, Dia menahannya sampai mati kelaparan. Dia tidak memberinya makan dan juga tidak membiarkannya mencari makan. Nafi’ berkata, Menurutku dia berkata, Mencari makan dari serangga bumi.”

Hadits shahih dari Muslim dan Jabir juga meriwayatkan kisah yang serupa. Dimana Rasulullah melihat surga dan neraka ketika shalat gerhana. Ia melihat perempuan tersebut diburu oleh kucing dan terdapat bekas cakaran tergores di wajah dan tubuhnya. Begitu meruginya manusia masuk neraka hanya karena seekor kucing. 

Maka dari itu sayangilah binatang, jika kita tidak bisa memeliharanya, jangan mengganggunya dan biarkanlah mereka menikmati bumi Allah yang luas ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Mutiara Nasehat dari Dzurriyah Rasulullah