Takabbur (Tafakkur)


وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآَدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ

"Dan (Ingatlah) ketika kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir" (al-Baqarah: 34)
Takabbur (Renungan)

Inilah sikap orang takabbur yang merasa dirinya paling besar dan paling hebat diantara yang lain, kebenaran pun tidak akan diterima apabila tidak sesuai dengan kehendaknya, kehendak ke-iblis-an yang tidak mau merendah sedikitpun. Yang mulia Hatim bin Ulwan berkata; “Awas! Sangat sampai engakau mati dalam keadaan takabbur, dan Loba terhadap dunia”. Imam Hujjatul Islam al-Ghazali menjelaskan bahwa ada empat kejelekan menimba orang yang takabbur.

Pertama: buta hati sehingga terhalang dari kebenaran dan dari tanda – tanda kebesaran Allah. Dalam hal ini Allah berfiraman:

سَأَصْرِفُ عَنْ ءاياتي الذين يَتَكَبَّرُونَ فِي الارض بِغَيْرِ الحق

"Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku". (al-A’raf: 146)

Kedua: Marah Allah terhadapnya, dalam hal ini ada sebuah hadits bahwa Nabi Musa Alaihis salam bertanya pada Allah “Ya Allah..! siapa makhluk yang paling tidak engkau sukai?”, “orang yang ada takabbur dalam hatinya, yang lidahnya banyak berkata keji, yang menutup matanya dan kebenaran , yang pelit tangannya, dan buruk akhlaqnya”, Jawab Allah Swt.

Ketiga: mendapatkan kehinaan dan siksa di dunia, karena orang takabbur tidak akan keluar daripada dunia kecuali setelah Allah perlihatkan kehinaan-kehinaan dan siksaan – siksaan yang telah Allah persiapkan untuk mereka.

Keempat: siksaan di hari Akhir. Diriwatkan dalam sebuah hadits bahwa Allah Swt. Berkata; “Takabbur adalan jubahku, kebesaran adalah kainku, siapa saja yang mencabut dariku salah satu dari keduanya, maka Jahannam yang pantas untuknya. Maksud dari hadits ini ialah bahwa takabbur dan kebesaran hanya pantas pada Allah, jika manusia takabbur dan merasa besar, maka Allah swt. Akan memasukkannya kedalam neraka. Wallahua'lam.


Oleh: Tgk. Waliyunis M.Nur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Kepribadian Seorang Guru