Warga Aceh Usir Wahabi Radikal

Umdah- Ribuan warga di Lampeuneurut Banda Aceh, Kamis (20/8/2015) bergerak mengepung Ma'had As-Sunnah yang dijadikan markas penyebaran Wahabi di Aceh. Ma'had ini dipimpin oleh Ustadz Haris dari Jawa yang merupakan alumni Darul Hadits Yaman, lembaga pendidikan Wahabi yang dikenal sangat radikal. 

Semenjak berdirinya Ma'had As-Sunnah ini warga sanat diresahkan dengan berbagai tuduhan bid'ah dan syirik yang sering dituduhkan untuk orang bertahlilan, tawassul dan merayakan maulid Nabi. Mereka juga mengatakan Allah bersemayam di Langit yang sangat bertentangan dengan Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah yang meyakini wujud Allah tidak berada pada arah dan tempat.

 Pengajar di ma'had ini umumnya didatangkan dari Jawa, Ma'had ini juga berafiliasi dengan Ma'had Ta'dhimus Sunnah di Pulo Raya Keumala yang telah difatwakan sesat oleh MPU Aceh. Meskipun Ulama telah mengeluarkan fatwa dan merekomendasikan agar tempat penyebaran aliran sesat ini segera ditutup, namun Pemerintah masih belum bertindak. Akhirnya warga tidak tahan lagi dengan fatwa yang meresahkan masyarakat yang terus menerus dikeluarkan dari ma'had, malam ini (20/8/2015) ribuan warga turun tangan dan mengultimatum agar dalam 3 hari ini ma'had ini ditutup dan tidak lagi berada di kemukiman mereka, karena jikalau tidak warga tidak bertanggung jawab jika ada warga yang anarkis. Berikut beberapa foto pergerakan masyarakat ke dayah Wahabi tersebut :



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Kepribadian Seorang Guru