Sebuah Nama


Sebuah Nama



Senja telah berganti malam
Semburat warna jingga sang surya
Di ufuk barat telah tenggelam
Menjelma awan-awan hitam yang menggantung
di ujung langit
Di sini...
masih  terlukis di ujung pelipis
Sebuah nama dengan seribu janji

Kau adalah sebuah nama yang terpendam
yang membawa ingatan pada hari-hari yang telah lenyap

Aku lelah...
Menyusuri lorong-lorong nuraniku yang hampa
mencari di bawah atap manakah kebahagiaanmu kini berteduh
Dapatkah  kau dengar bisik do’aku untuk sebuah kebahagiaan
yang kau nanti?
Percayalah...
Walau tak sesempurna impianmu
dan tak seindah harapmu
akan ku sibak tabir penghalang
kan ku arungi gelombang samudra
dan kan ku daki bukit menjulang pencakar lazuardi

Demi inginmu Bunda
kan ku pijak pada titik janjiku
          “My Allah bless You Mam.....”


                                                                             Bintun_nahal

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prediksi Malam Lailatur Qadar Menurut Pengalaman Para Sufi

Jurnalistik Sebagai Tradisi Vital Dakwah Pondok Pesantren di Era Modernita

Kepribadian Seorang Guru