umdah

TERNYATA, WAKTU ADALAH NIKMAT ALLAH

Salah satu nikmat yang paling besar pada manusia adalah waktu. Namun, banyak manusia yang menyia-nyiakannya, padahal waktu tersebut ada...


Salah satu nikmat yang paling besar pada manusia adalah waktu. Namun, banyak manusia yang menyia-nyiakannya, padahal waktu tersebut adalah jatah hidupnya di dunia. Menyia-nyiakannya berarti membuang kesempatan untuk menyiapkan bekalan akhirat sebanyak-banyaknya.

Dari waktu yang kita miliki, waktu malamlah yang lebih baik, karna ibadah di malam hari lebih bernilai dari ibadah di siang hari. Apalagi malam mempunyai waktu yang mustajabah untuk berdoa, sebagaiman sabda Nabi SAW., "Sungguh di malam hari terdapat satu waktu, apabila seorang muslim meminta pada Allah akan kebaikan dari urusan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya." Oleh karena itu, jangan pernah sia-siakan waktu malam yang penuh keberkahan.

Imam Ali bin Muhammad At-Tihami berkata dalam syairnya, "bukankah termasuk kerugian, malam-malam berlalu tanpa mamfaat, padahal itu juga jatah umur kita''. Syair tersebut mengandung pesan untuk menghidupkan waktu malam serta memamfaatkan umur sebaik-baiknya.

Kenyataaan yang terjadi, banyak manusia yang menghabiskan waktu malamnya dengan percuma, tanpa menghiraukan kelebihan luar biasa yang ada padanya. mereka lebih memilih untuk tidur semalaman, ataupun begadang, namun bukan untuk beribadah, tetapi untuk menonton bola, dan hal-hal lain yang sifatnya sia-sia belaka. Hal ini terjadi, boleh jadi karna ketidaktahuan mereka dengan manfaat umur yang Allah karunia.

Maka, di dalam kitab Bidayatul Hidayah, Imam Al Ghazali mengajak kita untuk merenungi manfaat dari umur dengan kata beliau, ''Dalam sehari semalam terdapat 24 jam. Jika kita tidur selama 8 jam di malam hari, mulai jam 9 malam sampai jam 5 pagi, maka umur yang terbuang dalam sehari semalam adalah sepertiganya. Andaikata kita diberi umur 60 tahun, maka kita telah mengisi 20 tahunnya hanya untuk tidur.''

Renungkanlah, betapa banyak kesempatan yang Allah berikan untuk menyiapkan bekaln akhirat yang kita sia-siakan. Padahal, Allah telah menyiapkan waktu yang khusus untuk beristirahat dengan tenang, yaitu kuburan setelah kematian. Namun kita malah mengambil kesempatan tersebut hanya untuk di sia-siakan. Beramallah sekarang, nanti engkau akan istirahat di kuburan dengan tenang.
Wallahu a'lam.

Related

Motivasi 8128053310116487285

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item