umdah

Jemputlah Jodohmu Wahai Kawula Muda !

Jemputlah Jodohmu Wahai Kawula Muda !

Menikah merupakan salah satu perantara untuk menyempurnakan setengah agama. Namun terkadang waktunya susah ditebak. Walaupun jodoh dari masing-masing orang  Allah telah tetapkan, namun terkadang ketika masa penantian itu terlalu panjang, hal itu seringkali membuat hati ini gundah gulana. Apalagi jika penantian tersebut dialami oleh seorang wanita. Wah pastinya mereka sangat tidak sabaran!

Allah mensyari’atkan pernikahan dan dijadikan dasar yang kuat bagi kehidupan manusia karena adanya beberapa nilai yang tinggi dan beberapa tujuan utama yang baik bagi manusia, makhluk yang dimuliakan Allah SWT. untuk mencapai kehidupan yang bahagia dan menjauhi dari ketimpangan dan penyimpangan. Allah telah membekali syari’at dan hukum-hukum Islam agar dilaksanakan oleh manusia dengan baik.

Muslimah yang belum memiliki pasangan terkadang bingung harus melakukan apa agar cepat mendapatkan calon imamnya. Jika kita menilik adat masyarakat Indonesia, biasanya yang berusaha mencari adalah laki-laki, sedangkan wanita hanya diam menunggu datang sam imam dan berdoa. Pertanyaannya, apakah benar menunggu saja adalah pilihan yang tepat untuk mewujudkan sebuah pernikahan?

Walaupun segala keputusan berada di tangan Allah, kita sebagai manusia yang memiliki sifat ikhtiari diperintahkan untuk berusaha. Beberapa cara berikut ini mungkin dapat dilakukan oleh seorang muslimah agar tidak hanya diam menunggu datangnya ‘keajaiban’ sampai jodoh datang. Jemputlah jodohmu

Memang tak ada yang tahu siapa yang akan menjadi jodoh kita. Mungkin saja dekat, mungkin bisa juga jauh. Maka, kita sebaiknya membuka pintu ke segala arah yang mungkin menjadi jalan datangnya jodoh kita. Caranya dengan memperluas jaringan sosial. Sebab menikah itu tidak cukup hanya dengan diam menunggu. Jemputlah jodohmu wahai kawula muda!

Salah satu cara untuk menemukan jodoh yang tepat adalah mengungkapkan niat kita untuk menikah kepada orang tua. Karena, pada hakikatnya merekalah yang memiliki kewajiban untuk menikahkan dan merestui kita. Siapa tahu mereka memiliki calon yang pas untuk menjadi pasangan hidup kita kelak. Insya Allah pilihan orang tua itu adalah pilihan yang terbaik. Karena, mereka lah yang paling memahami dan menyayangi kita.

Hal yang sama bisa kita lakukan pada orang-orang yang mampu menjadi perantara pertemuan kita dengan sang jodoh. Kita bisa menyampaikan niat menikah kepada murabi, guru atau teman. Namun, pastikan mereka tidak memiliki kepentingan tertentu yang menyebabkan pemilihan pasangan menjadi tidak objektif. 

Jemputlah jodohmu dengan cara menawarkan diri secara langsung seperti yang telah ditamsilkan oleh Siti Khadijah juga boleh kita lakukan. Ummul Mukminin, Khadijah adalah salah satu wanita tangguh yang berani menyampaikan niatnya secara langsung untuk menikah dengan Rasulullah. Bukan karena harga dirinya yang rendah, tapi sungguh ia sangat ikhlas untuk membantu Nabi Muhammad dalam suka dan duka. Khadijah menawarkan dirinya demi sebuah kebaikan. Dan, itu adalah sebuah jalan meraih kemuliaan di sisi Allah SWT. Catatan pentingnya adalah lelaki yang kita tawarkan haruslah lelaki yang shaleh dan mampu mendekatkan kita kepada Allah SWT.

Bisa jadi Allah sedang menahan jodoh, hingga kita dianggap siap dan sepadan dengan orang yang telah Allah persiapkan menjadi pasangan hidup kita. Sebelum diri kita siap menikah maka Allah akan terus menguji kita. Ingat bahwa jodoh adalah cerminan diri. Maka perbaiki terus akhlak yang dimiliki agar kita juga mendapatkan jodoh yang baik sesuai keinginan kita. Percayalah Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang juga Maha Adil dan Maha Mengetahui yang terbaik untuk kita. Maka, selain berikhtiar kita juga harus senantiasa berdo’an dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Sekali lagi, Jemputlah jodohmu wahai kawula muda!

Dikutip dari berbagai sumber.

Related

Motivasi 6484776922507678224

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item