umdah

Rahasia Seorang Ayah yang Belum Banyak Yang Tau

Umdah.com.Mungkin ayah tak menyusuiku tapi apakah aku tahu dari keringatnyalah setiap tetesan air susuku Mungkin aku tak pernah m...


Umdah.com.Mungkin ayah tak menyusuiku tapi apakah aku tahu dari keringatnyalah setiap tetesan air susuku

Mungkin aku tak pernah mendengar ayah menangis tapi apakah aku tahu bahwa alasan ayah tidak menangis adalah supaya aku kuat dan tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika aku merasa tak aman

Mungkin ibu lebih sering memelukku dengan erat dan hangat tapi apakah aku tahu alasan ayah tidak memelukku adalah karena kecintaanya dia takut tak sanggup melepaskanku

Mungkin ibu lebih kerap untuk menanyakan keadaanku setiap hari, tetapi apakah aku tahu bahwa sebenarnya ayahlah yang mengingatkan ibu untuk meneleponku ?

Semasa kecil, ibukulah yang lebih sering menggendongku. Namun, apakah aku tahu bahwa ketika ayah pulang bekerja dengan wajah letih, ayahlah yang selalu menanyakan apa yang aku lakukan seharian, walau ia tak betanya lansung kepadaku karena saking letihnya mencari nafkah dan melihatku terlelap tidur nyenyakku.

Saat aku sakit demam, ayah membentakku, “Sudah diberitahu, jangan minum es?” Kemudian, aku merengut menjauhi ayahku dan menangis di depan ibu. Apakah aku tahu bahwa ayahlah yang risau dengan keadaaku sampai ia hanya bisa menggigit bibir menahan kesakitanku.

Ketika aku remaja, aku meminta izin untuk keluar malam. Ayah dengan tegas berkata, “Tidak boleh?” Sadarkah aku bahwa ayahku hanya ingin menjaga aku. Ayah lebih tahu dunia luar dibandingkan aku, bahkan ibuku ? sebab bagi ayah, aku adalah sesuatu yang sangat berharga. Saat aku sudah dipercayai olehnya, ayah pun melonggarkan peraturannya. 

Terkadang, aku melanggar kepercayaannya. Ayahlah yang setia menunggu aku di ruang tamu dengan sangat risau, bahkan sampai menyuruh ibu untuk mengontak beberapa temannya untuk menanyakan keadaanku.

Setelah aku dewasa, walau ibu yang mengantar aku ke sekolah untuk belajar, tetapi tahukah aku bahwa ayahlah yang menyuruh ibu karena ayah harus pergi mencari nafkah untuk kami sekeluarga.

Pada saat aku merengek memerlukan ini-itu, untuk keperluan kuliahku, ayah hanya mengerutkan dahi, tanpa menolak ia memenuhinya. Ia Cuma berpikir ke mana harus mencari uang tambahan karena gajinya pas-pasan dan sudah tidak ada lagi tempat untuk meminjam.

Saat aku berjaya, ayah adalah orang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukku. Ayahlah yang mengabari sanak saudara, walau terkadang aku Cuma bisa membelikan baju koko. Itu pun hanya setahun sekali. Ayah akan tersenyum dengan bangga menerimanya.

Dalam sujudnya, ayah juga tidak kalah dengan do’a ibu. Bedanya, ayah simpan do’a itu dalam hatinya sampai ketika nanti aku menemukan jodohku, ayahku akan sangat berhati-hati mengizinkannya.

Akhirnya, saat ayah melihatku duduk di atas pelaminan bersama pasanganku, ayah pun tersenyum bahagia. Kemudian, pernahkan aku memergoki bahwa ayah sempat pergi ke belakang dan menangis ? Ayah menangis karena ayah sangat bahagia. Ayah pun pun berdo’a, “Ya Allah, tugasku telah selesai dengan baik. Bahagiaknlah putra-putri kecilku yang manis bersama pasangannya.”

Cinta ayah kepadamu sama besarnya dengan ibumu
Jadi, di dirinya jaga terdapat surga bagimu
Maka, hormati dan sayangi ayahmu 

Related

Motivasi 5698484706440887898

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item