umdah

Pertolongan Pertama Yang Harus Di Lakukan Pada Luka Yang Terkena Benda Tajam Dan Benda Tumpul

Umdah.Co - Dalam mejalani kehidupan ini terkadang kita tidak selalu dalam keadaan 100% selamat. Tidak juga selalu dalam keadaan bahagia....

Pertolongan Pertama Yang Harus Di Lakukan Pada Luka Yang Terkena Benda Tajam Dan Benda Tumpul

Umdah.Co - Dalam mejalani kehidupan ini terkadang kita tidak selalu dalam keadaan 100% selamat. Tidak juga selalu dalam keadaan bahagia. Satu waktu, mungkin kita ambruk dari kokohnya kuda - kuda kaki manusia yang tak kuasa melawan kehendak Rabb-nya. Satu masa, mungkin kita tersayat dengan benda tajam yang tidak di sengaja. Dan itulah hidup!, tak selamanya terang, terkadang gelap pun datang. Tak selamanya cerah, terkadang mendung pun tiba. Tak selamnya sehat, terkadang sakit juga. Karena itu, kami ingin berbagi tips menangani “luka sayatan”, sehingga luka tak lagi mengkawatirkan kita. Dalam aktifitas sehari – hari mungkin kita sering mengalami kecelakaan - kecelakaan kecil yang menimbulkan luka pada tubuh. Pada dasarnya luka yang ditimbulkan karena kecelakaan dibagi menjadi 4 macam. Diantaranya luka sayatan, luka tusukan, luka goresan, dan luka memar.

1. Luka sayatan

Luka ini dikarenakan sebagaian dari anggota tubuh tersayat oleh suatu yang tajam.  Hal ini menjadikan kulit terbuka ( kulit robek ). Sehingga jika tidak segera dirawat akan lebih mudah menimbulkan infeksi. Robeknya kulit menimbulkan perdarahan disekitar luka, dan menyebabkan timbulnya rasa nyeri. Jika luka sayatan dalam, darah dan cairan tubuh akan keluar dengan cepat sehingga dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan diikuti penurunan fungsi - fungsi organ. Adapun untuk pertolongan pertama yang bisa diberikan pada luka sayatan dan goresan ringan  adalah bersihkan tangan terlebih dahulu dengan sabun anti septik, kalau ada bisa digunakan alkohol 70 % atau alkohol gel sebelum membersihkan luka. Tekan sekuat mungkin pada daerah yang terjadi luka selama 10 menit untuk mengurangi perdarahan.  Jika perdarahan masih berlangsung, posisikan bagian tubuh yang terluka dalam posisi yang lebih tinggi dari jantung. Oleskan salep antibiotik pada luka. Tutup luka dengan selapis kasa perban setelah teroleskan anti biotik.

2. Luka tusuk 

Luka karena tusukan menyebabkan rusaknya lapisan epidermis dan jaringan dibawahnya atau organ yang lebih dalam. Sangat beresiko mengalami infeksi  karena masuknya benda yang terkontaminasi ke dalam tubuh. Menyebabkan perdarahan dalam dan luar yang menimbulkan rasa nyeri. Jika tusukan terkena organ dapat menyebabkan hilangnya fungsi organ secara sementara atupun permanent. Adapun pertolongan pertama yang bisa di  berikan pada luka tusukan yang menyebabkan perdarahan ringan  dan pada luka ringan, biarkan darah mengalir keluar untuk membersihkan / mengeluarkan mikro oragnisme yang dibawa oleh benda “penusuk”. Usahakan untuk segera membuang benda penusuk yang masih berada / tertinggal didalam tubuh.  Bersihkan dengan rivanol 2 - 4 kali dalam sehari, kemudian keringkan dengan kasa steril kering dan oleskan krim anti biotik.

3.Luka goresan ringan

Luka goresan biasa terjadi karena gesekan kulit dengan permukaan benda lain. Gesekan ini menyebabkan adanya kerusakan kulit pada bagian permukaan ( superficial ) yang tidak terlalu dalam, hanya mengenai bagian epidermis saja. Sedang jaringan yang di bawahnya aman ( tidak rusak ). Luka seperti ini tidak menggangu suplay darah dari pembulu darah utama, akan tetapi kewaspadaan akan resiko infeksi harus tetap ditegakkan. Pertolongan pertama pada luka goresan ringan sama seperti luka sayatan

4.Luka memar

Luka memar atau luka tertutup adalah luka yang disebabkan karena benturan atau terpukul dengan benda tumpul dengan tekanan yang sangat keras.  Tekanan ini menyebabkan pecahnya pembuluh darah pada jaringan yang terpukul, atau dengan kata lain perdarahan internal. Biasanya ditandai dengan luka lebam kebiruan disekitar luka memar. Adapun untuk pertolongan pertama yang bisa diberikan pada luka memar adalah usahakan segera kompres dengan air dingin (es), dan pertahankan kompres selama 10 menit dengan sedikit memberikan tekanan untuk mengurangi edema ( pembengkaan ). Istirahatkan daerah yang memar pada posisi diatas posisi jantung.  Dua hari setelah trauma, gunakan kompres hangat selama 20 menit 3 kali dalam sehari (Hal ini meningkatkan aliran darah ke bagian tubuh yang terjadi luka, sehingga proses penyembuhan berlangsung lebih cepat.Selain itu juga meningkatkan jumlah pengiriman leukosit dan antibiotik ke daerah luka). Perlu diingat “ jangan sekali - kali membebat luka memar “ karena hal ini dapat memperpanjang proses penyembuhan.

Related

Tips 6293059927207787422

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item