umdah

Kisah Mahar Terbaik untuk Wanita Cantik di Zaman Rasulullah saw.

Kisah Mahar Terbaik untuk Wanita Cantik di Zaman Rasulullah saw...
Umdah.Co- Pada zaman Rasulullah saw hiduplah seorang janda cantik, cerdas, taat beribadah dan berakhlak mulia. Dialah Ummu Sulaim, lengkapnya Ruimasha' Ummu Sulaim binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Hiram bin Jundab bin 'Amir bin Ghanam bin 'Adie bin an-Najaar al-Anshariyah al-Khazrajiyah. Setelah suaminya meninggal, Abu Thalhah melamar Ummu Sulaim dengan mahar yang mahal sekali. Namun, lamaran itu ditolak.

Terasa sempitlah dada Thalhah. Ia pun pergi dan hampir tidak percaya dengan apa yang ia lihat dan dengar. Namun cintanya yang tulus membuat Abu Thalhah kembali datang dengan mahar yang paling istimewa. Dengan harapan Ummu Sulaim bisa luluh dan mau menerimanya.

Namun, Ummu Sulaim tak silau dengan harta, kehormatan, dan kegagahan. Lalu ia berkata dengan santun, "Tidak pantas orang yang sepertimu akan ditolak wahai Abu Thalhah. Akan tetapi engkau seorang kafir sedang aku seorang Muslimah yang tidak pantas bagiku untuk menikah denganmu."
Lalu Abu Thalhah berkata, "Itu bukan kebiasaanmu."
Ummu Sulaim berkata, "Apa kebiasaanku?"
Ia berkata, "Emas dan perak."
Ummu Sulaim menjawab; "Sesungguhnya aku tidak menginginkan emas dan perak, akan tetapi yang aku inginkan darimu adalah 'Islam'."

Abu Thalhah berkata, "Siapakah orang yang akan membimbingku untuk hal itu?" Ummu Sulaim berkata, "Yang akan mengenalkan hal itu adalah Rasulullah SAW." Pergilah Abu Thalhah menemui Nabi SAW. Ketika itu Rasulullah SAW sedang duduk bersama para sahabatnya. Saat melihat Abu Thalhah, Nabi SAW bersabda, "Telah datang kepada kalian Abu Thalhah yang nampak dari kedua bola matanya semangat keislaman." Lalu Abu Thalhah ber-ikrar dengan dua kalimat syahadat dihadapan Rosulullah saw. Kemudian menikahi Ummu Sulaim dengan mahar yang telah dipersyaratkannya, yakni Islam.
Tsabit seorang perawi hadits berkata, dari Anas RA, "Tidaklah aku mendengar ada seorang wanita yang lebih mulia maharnya dari pada Ummu Sulaim yang mana maharnya adalah al-Islam."

 ___________ حدثنا عبد الله بن جعفر ، ثنا يونس بن حبيب ، ثنا أبو داود ، ثنا سليمان بن المغيرة ، وحماد بن سلمة ، وجعفر بن سليمان كلهم ، عن ثابت البناني ، عن أنس ، قال أبو داود : وحدثناه شيخ سمعه من النضر بن أنس - وقد دخل حديث بعضهم في بعض - قال : جاء أبو طلحة فخطب أم سليم وكلمها ذلك ، فقالت : يا أبا طلحة ما مثلك يرد ولكنك امرؤ كافر وأنا امرأة مسلمة لا تصلح لي أن أتزوجك ، فقال : ما ذاك دهرك ، قالت : وما دهري ، قال : الصفراء والبيضاء ، [ ص: 60 ] قالت : فإني لا أريد صفراء ولا بيضاء أريد منك الإسلام ، قال : فمن لي بذلك ؟ قالت : لك بذلك رسول الله صلى الله عليه وسلم ، فانطلق أبو طلحة يريد النبي صلى الله عليه وسلم ورسول الله صلى الله عليه وسلم جالس في أصحابه ، فلما رآه قال : " جاءكم أبو طلحة غرة الإسلام بين عينيه " فجاء فأخبر النبي صلى الله عليه وسلم بما قالت أم سليم : فتزوجها على ذلك . قال ثابت : فما بلغنا أن مهرا كان أعظم منه ، إنها رضيت بالإسلام مهرا فتزوجها ، وكانت امرأة مليحة العينين فيها صفر

Related

Kisah 5582450153146885902

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item