umdah

Alasan Kenapa Sebagian Orang Mudah Sekali Mendakwa Dirinya Mujtahid

Umdah.Co- Barangkali kita heran kenapa para Ulama yang yang menguasai berbagai disiplin ilmu Syariat, menghafal banyak hadis, akan sangat takut untuk mengambil hukum langsung dari Alquran dan sunnah. Mereka lebih memilih untuk mengikuti para Imam Mujtahid yang memang sudah diakui kapasitasnya sebagai penggali hukum dari sumber utamanya. Meski sudah mampu mengaran puluhan kitab yang berjilid, bagi mereka itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan ilmunya para Mujtahid.

Namun anehnya, ada sebagian orang yang hanya paham sedikit ilmu, dengan berani menobatkan diri sederajat dengan para Mujtahid padahal memahami makna Alquran saja harus dibantu dengan kitab terjemahan. Tidak hanya itu, hanya bermodal hafalan satu hadis "Kullu bi'atin dhalalah", dengan jumawa ia menasbihkan dirinya sebagai pemegang kunci syurga serta menganggap Muslim yang tidak sepaham dengannya sebagai ahli bid'ah dan calon penghuni neraka.

Rupanya, munculnya ijtihad-ijtihad prematur dari Mujtahid-mujtahid gadungan seperti ini atau sikap suka membid'ahkan dengan modal hafalan satu hadis adalah karena orang-orang seperti ini baru memasuki sejengkal dari ilmu, bahkan terkadang apa yang dipelajari bukan sebuah kebenaran. Munculnya sikap sombong dari orang-orang yang baru memasuki sejengkal ilmu telah dilihat dibawah ini:

العلم ثلاثة أشبار :

من دخل في الشبر الأول تكبر
ومن دخل في الشبر الثانى تواضع
ومن دخل في الشبر الثالث علم أنه ما يعلم

Ilmu adalah tiga jengkal :

Barangsiapa yg menginjaki jengkal pertama maka ia akan sombong (ilmu yg sangat minim), Barangsiapa yang menginjaki jengkal kedua maka ia akan Tawadlu' (ilmu orang alim biasa), Barangsiapa yg menginjaki jengkal ketiga maka ia akan merasa tidak tahu apa2 dengan bertambahnya ilmu yang ia miliki (ilmu para ulama').

Maka marilah kita pelajari ilmu secara sungguh-sungguh, agar semakin berilmu membuat kita semakin tawadhu' dan rendah diri. Dan berhati-hatilah mempelajari ilmu dari orang-orang yang angkuh, meremehkan ijtihad atau mudah membid'ahkan, karena dekat dengan orang semacam ini sama saja dengan membiarkan diri diserang oleh virus yang membahayakan. Nauzubillah.

Mudah-mudahan kita diberikan kemudahan oleh Allah untuk mampu melewati jengkal pertama dari ilmu sehingga semakin bertambahnya ilmu membuat kita semakin tawadhu' dan dekat dengan Allah Swt... Amiin!!!

Tgk. H. Muhammad Iqbal Jalil

Related

Opini 1735338770198947482

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item