umdah

MUI: Larangan Mengeraskan Suara Azan Tidak Akan Dipatuhi

Umdah.Co-  KH Tengku Zulkarnaen, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, mengkritikan keras atas rencana  Pemerintah melarang azan dengan pengeras suara karena  merespon insiden  di Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat lalu, di mana sejumlah vihara dibakar massa akibat ulah provokasi seorang warga Cina kafir yang memprotes suara azan di dekat rumahnya.
MUI: Larangan Mengeraskan Suara Azan Tidak Akan Dipatuhi.

“Itu menambah  kejengkelan rakyat saja. Gereja tidak diatur bunyi loncengnya, kenapa kita tidak ribut? Ini gara-gara Cina satu saja ribut, diatur seluruh Indonesia,” kata KH Teungku sebagaimana dikutip Kiblat dalam wawancara pada Selasa (2/8).

Beliau pun mengingatkan bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam jika aturan tersebut diberlakukan. “Coba kita lihat, di Jakarta, Ahok melarang potong korban di Masjid-Masjid. Penjajah kafir Belanda kita lawan, Jepang kita lawan, apalagi Cina-cina yang cuma satu dua persen ini. Nanti tidak tahan mereka kalau rakyat sudah lepas kontrol,” tambah KH Tengku.

KH Tengku pun menyatakan kesediaannya untuk memimpin perang melawan kebijakan zalim Pemerintah itu.

“Kalau (azan pakai pengeras suara) di Masjid dilarang, saya tambah keras. Pasti saya melawan. Azan kok dilarang. Kalau ngaji pakai kaset dilarang saya setuju. Tapi kalau azan dilarang kita lebih baik bacok-bacokan saja, perang! Saya mimpin perangnya kalau dilarang azan pakai pengeras suara itu,” tegas beliau.

KH Tengku menilai bahwa kebijakan Pemerintah yang semacam itu adalah sebuah langkah yang kontra-produktif. “Ketidakadilan, ketertindasan, dan ketidakberdayaan itu harus diselesaikan. Selama itu tidak diselesaikan Pemerintah, percayalah negeri ini akan hancur binasa.

“Jadi (larangan azan pakai pengeras suara) tidak menyelesaikan masalah. Salah langkah Presiden dan anggota DPR kita kalau yang mau diatur itu adalah azannya. Yang harus diatur itu tiga itu, jangan serakah. Bagikan keadilan kepada rakyat.

“Percayalah! Laranglah azan tidak boleh pakai pengeras suara, (niscaya) tidak akan ditaati,” kata beliau.

Related

News 1773333665634568910

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item