umdah

Keramat dan Waliyullah

Umdah-Karamat berasal dari bahasa Arab ”karuma – yakrumu – karamatan” artinya mulia, murah hati atau dermawan. Menurut ajaran Islam karamat ialah kejadian luar biasa atau sesuatu yang menyimpang dari kebiasaan dan tidak bisa diterima oleh akal manusia hanya bisa dirasakan oleh keimanan. Semua ini diberikan kepada diri seorang wali.

Wali berasal dari bahasa Arab “waliya – yali”, artinya orang amat dekat atau mengikutinya tanpa batas. Makna Wali adalah seorang mukmin, saleh, bertakwa, taat kepada perintah Allah yang ketaatannya terus menerus, tanpa diselang-selingi oleh perbuatan maksiat.

إِنْ أَوْلِيَآؤُهُ إِلاَّ ٱلْمُتَّقُونَ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لاَ يَعْلَمُونَ 

Orang-orang yang berhak menguasainya (para wali), hanyalah orang-orang yang bertakwa, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (al-Anfal, 34)

Adapun Wali menurut Yusuf bin Ismail An- Nabhani dalam kitabnya “Jaami’u Karaamatil Aulia”, dari segi bahasa artinya “dekat” maksudnya apabila seseorang dekat kepada Allah, disebabkan ketaatan, istiqamah dan keikhlasannya maka Allah pun akan dekat kepadanya dengan melimpahkan rahmat, kebajikan dan kurnia-Nya, dan diberikan kepadanya segala kemudahan. Pada saat itu terjadilah perwalian, yakni orang itu dinamakan “Wali” atau Allah senantiasa melindunginya, sehingga terhadap dirinya tidak perlu ada kekhawatiran.

Dan Allah memberikan kepadanya berbagai kelebihan yang tidak diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang lain, berupa kejadian atau peristiwa luar biasa yang tidak masuk akal atau menyimpang dari kebiasan dan adat manusia, sebagaimana Allah memberikan mukjizat kepada para nabi dan rasul-Nya. Firman Allah:

إِنَّ أَوْلِيَآءَ اللَّهِ لاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُون الَّذِينَ آمَنُواْ وَكَانُواْ يَتَّقُون 

“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tiada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa.” (Yunus: 62-63).

Dalam al-Qur’an banyak sekali contoh contoh ini disebut diantaranya ayat dalam surat Al-Kahfi Allah mengisahkan peristiwa besar dan ajaib yang terjadi atas tujuh orang anak muda yang tinggal dalam gua selama lebih dari 300 tahun, tanpa makan dan minum, tetapi tubuhnya tetap sehat. Dan masih banyak lagi yang lainya. Semua peristiwa peristiwa luar biasa yang tidak masuk akal dan menyimpang dari kebiasaan manusia yang diberikan kepada diri seseorang sedangkan ia bukan nabi, inilah yang dinamakan karamat.

Perlu diketahui, semua perkara yang menyalahi dengan akal manusia bukan hanya keramat, tapi sihir juga seperti demikian tapi yang membedakannya adalah ketaatan dan kemaksiatan yang ada pada orang-orang tersebut. Jangan karna perkara diluar rasio manusia dihukumi keramat, ingat, keramat Cuma ada pada waliyullah, orang yang dekat dengan Allah SWT.

Related

Break 3323630733975418614

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item