umdah

5 Hal yang Sangat Dianjurkan Pada 10 Terakhir Ramadhan

Umdah.Co- Tidak terasa bulan yang penuh berkah dan maghfirah, Ramadhan akan memasuki sepuluh terakhir, maka ibadah yang dilakukan di sepuluh terakhir akan semakin banyak pahala pula. Jika pada dua puluh Ramadhan yang lalu kita masih belum maksimal dalam memanfaatkan bulan yang suci ini, maka di sepuluh malam terakhir marilah kita memaksimalkan ibadah tersebut, sebelum bulan tersebut benar-benar meninggalkan kita. Berikut ini adalah beberapa amalan yang sangat baik dilakukan pada sepuluh malam terakhir.

5 Hal yang Sangat Dianjurkan Pada 10 Terakhir Ramadhan.

1) Meningkatkan Ibadah dan Lebih Semangat di Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan. Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَجْتَهِدُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِى غَيْرِهِ

“Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersungguh-sungguh dalam beribadah di sepuluh hari terakhir Ramadhan melebihi waktu yang lainnya.” [HR. Muslim]

Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata:

استحب أن يكون اجتهاده في نهارها كاجتهاده في ليلها

“Dianjurkan untuk semangat beribadah di siang hari seperti semangat di malam hari.” [Lathaaiful Ma’aarif: 204]

2) Lebih Fokus Ibadah dan Mengajak Keluarga untuk Ikut Beribadah. Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Nabi shallallahu’alaihi wa sallam apabila masuk sepuluh hari terakhir Ramadhan maka beliau mengencangkan sarungnya (tidak berhubungan suami istri dan mengurangi makan dan minum), menghidupkan malamnya (dengan memperbanyak ibadah) dan membangun keluarganya (untuk ibadah).” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

3) I’tikaf. Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِه

“Bahwasannya Nabi shallallahu’alaihi wa sallam melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan sampai Allah mewafatkan beliau, kemudian istri-istri beliau masih melakukan i’tikaf sepeninggal beliau.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]


4) Shalat Malam. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu, dan barangsiapa shalat malam ketika lailatul qodr karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]

5) Doa Lailatul Qadr. Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha berkata:

يَا رَسُولَ اللهِ، أَرَأَيْتَ إِنْ وَافَقْتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ مَا أَدْعُو؟ قَالَ: تَقُولِينَ: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Wahai Rasulullah, doa apakah yang aku baca apabila aku mendapati lailatul qadr? Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Engkau mengucapkan,

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

‘Allahumma innaka ‘Afuwwun tuhibbul ’afwa fa’fu anniy’ (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi mencintai pemaafan, maafkanlah aku).” [HR. Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasai dan Ibnu 
Majah, Ash-Shahihah: 3337]


Related

hikmah 9130127861913195764

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item