umdah

Keikhlasan Habib Umar Bin Hafidz dalam Berdakwah



UMDAH.CO-- Sayyid Salim Bin Umar bercerita tentang keikhlasan ayahnya, Habib Umar Bin Hafidz dalam menyebarkan ilmu dan kebaikan:

''Dulu, ketika ayahku mengajar di kota Baidho', gurunya (Habib Muhammad Al haddar) memberinya gaji setiap bulan sebesar 2000 ryal (sekitar dua ratus ribu Rp), tapi ayahku tidak pernah mau mengambilnya.

''Aku tidak mau menerima imbalan dari ilmu yang telah aku ajarkan karena Allah" katanya saat itu.
mendengar ayahku tidak mau menerima uang gajinya, gurunya mengirim surat untuknya yang isinya memerintahkan ayahku untuk mengambil gajinya.

Ayahku akhirnya menerima uang itu untuk menaati perintah sang guru, tapi ia tidak menggunakan uang itu untuk kepetingan pribadinya, 800 riyal ia kirim ke ibunya di Tarim, 200 riyal untuk kepentingan dakwah, 500 riyal untuk sedekah, dan 500 riyal untuk makanan para tamu (beliau sudah menikah ketika itu), ia sama sekali tidak memakan sepeserpun uang gajinya itu (padahal ia masih sangat miskin ketika itu).

Sayyid Salim melanjutkan kisahnya;
Dulu aku sempat menemani ayahku berdakwah di Singapura, saat itu banyak orang yang berebut bersalaman dengannya, tidak hanya bersalaman, mereka juga menyisipkan uang dolar di tangan ayahku. Melihat itu, ayahku seperti tidak senang, tapi setelah itu ia tetap tersenyum kepada mereka, hanya saja ayahku sama sekali tidak mengambil uang mereka (uang-uang itu masih ''nempel'' di tangan si pemberi), akhirnya mereka paham bahwa ia sama sekali tidak menginginkan dolar-dolar mereka.

Bisa kita pahami dari ucapan putra beliau sendiri, bahwa Habib Umar sama sekali tidak mengambil bayaran sepeserpun dari dakwah yang ia sebarkan di seluruh dunia. Ia tidak mengharapkan imbalan apapun dari perjuangan dakwahnya, dulu ia sempat ditanya orang:

"Apakah ada cita-cita yang masih ingin Habib capai di dunia ini?''
ia menjawab:

''Aku ingin melihat ajaran dan akhlak Rasulullah SAW tersebar di seluruh muka bumi sebagaimana yang Rasululllah janjikan dalam sabdanya".
Ikutilah orang yang tiada minta upah kepadamu, dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. Sekian!

Related

Kisah 5235125464483867844

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item