umdah

Dahsyatnya Tipu Daya Wanita


Umdah- Siapa yang bisa menolak tipu daya dari seorang wanita? Tidak ada seorang pun yang bisa menolak rayuan wanita, kecuali mereka yang senantiasa dalam penjagaan Allah SWT. Qabil, Harut, Marut, Bal’am, Barsisha dan beberapa orang hebat lainnya adalah orang-orang yang sudah mencapai kedudukan tertinggi di hadapan Allah, tapi pada akhirnya harus binasa karena fitnah kecantikan seorang wanita. 

Apalagi seorang hamba biasa yang tingkat keimanannya masih ditingkat terendah. “Astaghfirullah al-‘Azhim”. Benarlah sabda Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Al-Syihab, bahwa “Wanita adalah alat perangkap (penjaring) setan”. Wanita digunakan Iblis La’natullah ‘Alaih sebagai senjata pamungkas, ketika senjata yang lainnya tandas. Tidak ada kebahagiaan yang patut disyukuri oleh kaum adam selain dari bertambahnya wanita shalihah di atas permukaan bumi ini. Ya, bahkan lelaki akan bangga kepada setiap perempuan yang terus berusaha menjadi shalihah, karena semakin shalihahnya wanita, maka semakin mudah pula kaum lelaki menahan diri dari fitnah dan godaan setan. 

Sebagaimana dulu Rasulullah berkata dalam riwayat Ibnu Majah dan Al Hakim: “Tiap menjelang pagi hari dua malaikat berseru: “Celaka laki-laki dari godaan wanita dan celaka wanita dari godaan laki-laki.” Wanita adalah ibu dari lelaki, nenek dari lelaki, kakak dari lelaki, adik dari lelaki, istri dari lelaki, ibu dari anak-anaknya lelaki, dan juga nenek dari cucu-cucunya lelaki. Maka dari itu kami (lelaki) amat bersedih saat membaca hadits ini; “Diperlihatkan kepadaku neraka, kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita karena kekufuran mereka. Para sahabat bertanya, Apakah mereka kufur kepada Allah? Nabi Saw menjawab, Mereka mengkufuri pergaulan dan kebajikan (kebaikan). Apabila kamu berbuat ihsan kepada seorang dari mereka sepanjang umur lalu dia mengalami sesuatu yang tidak menyenangkannya dia akan berkata, Kamu belum pernah berbuat baik kepadaku” (HR. Bukhari). 

Bagaimana pun, seorang lelaki tidak bisa berjalan sendiri di atas permukaan bumi ini. Terserah apapun jabatan dan kewajibannya di bumi, jelas dia harus berhubungan dengan yang namanya perempuan. Bisa dibayangkan bila perempuan tidak baik, bagaimana mungkin lelaki bisa menjadi baik. Perempuan adalah tiang suatu negara. Wasiat Rasulullah Saw. kepada kaum hawa: 
  1.  Barangsiapa berjabat tangan dengan perempuan yang bukan mahramnya maka dia dimurkai Allah ‘Azza wa Jalla. (HR.Ibnu Baabawih).
  2. Seorang wanita yang memakai minyak wangi lalu lewat di tengah-tengah kaum (laki-laki) dengan maksud agar mereka mencium bau harumnya maka wanita itu adalah pelacur. (HR. An-Nasaai).
  3. Tiada aku meninggalkan suatu fitnah sesudahku yang lebih berbahaya terhadap kaum pria dari pada godaan wanita. (HR. Bukhari dan Muslim). 
by: Ustaz Ismail Saputra
      Mahasiswa Pasca-Sarjana UIN Ar-Raniry.

Related

Santri 6395556677386056616

Posting Komentar Default Comments

emo-but-icon

populer

Arsip

Feature post

Ngaji Kitab Fathul Mu'in Edisi 02

بسم الله الرحمن الرحيم قال المصنف ونفعنا بعلومه وبعلومكم آمين 📚 Edisi 2 Ngaji Kitab Fathul Mu'in Bab Shalat.  (ص)، وفرضت لي...

Ngaji

item